Panen Ikan Nila

Pada Hari Minggu, Tanggal 3 Mei 2026 BUMDesa Permai Maju Sejahtera bersama dengan Kelompok Tani Permai Mina Sejahtera melaksanakan kegiatan panen ikan nila di lahan unit usaha budidaya ikan nila “Permai Mina Sejahtera” yang berlokasi di Cikande Permai RT. 001 RW 008 Desa Cikande Permai. Kegiatan Panen ikan nila ini dilakukan mulai dari jam 09.00 s/d 17.00 WIB.
Program ketahanan pangan yang dikembangkan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Permai Maju Sejahtera Desa Cikande Permai menunjukkan hasil positif melalui panen ikan nila yang dilakukan secara bertahap. Kegiatan panen ikan nila ini dilaksanakan di 10 kolam bulat dan 2 kolam tanah.
Pengelolaan kolam budidaya dilakukan secara bertahap dan terencana, mulai dari proses penebaran benih, pengelolaan kualitas air, pemberian pakan, hingga pemanenan. Sistem budidaya yang diterapkan tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan keberlanjutan usaha perikanan desa.
Program budidaya ikan nila ini menjadi bagian dari upaya BUMDesa Permai Maju Sejahtera dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor pangan dan perikanan. Selain mendukung ketersediaan bahan pangan bergizi bagi masyarakat, kegiatan ini juga membuka peluang usaha dan meningkatkan aktivitas ekonomi warga sekitar.
Keberadaan kolam ketahanan pangan BUMDesa Permai Maju Sejahtera diharapkan mampu menjadi contoh pengelolaan usaha desa yang produktif dan berkelanjutan. Melalui pengembangan sektor perikanan, desa tidak hanya memperkuat ketahanan pangan lokal, tetapi juga menciptakan sumber pendapatan baru yang berdampak terhadap kesehjateraan masyarakat.
Sejumlah warga menyambut positif hasil panen tersebut karena selain membantu kebutuhan ikan konsumsi, kegiatan budidaya juga menghadirkan peluang kerja dan aktivitas ekonomi baru di lingkungan desa. Hasil panen ikan nila dari kolam ketahanan pangan “Permai Mina Sejahtera” selanjutnya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal maupun wilayah sekitar.
Dari kegiatan panen ikan nila ini di harapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi desa sekaligus mendukung program pembangunan berbasis ketahanan pangan yang berkelanjutan.
